Wednesday, December 21, 2016

Wisata Curug Dago Bandung

curug, curug dago, curug dago bandung, curug dago angker, tiket masuk curug dago, curug maribaya, danau situ patenggang, dago pakar waterfall, curug di bandung, curug cimahi, curug malela, curug dago pakar, gambar curug dago, babakan siliwangi, curug maribaya kabupaten bandung barat jawa baratcurug curug di bandung, jl cihampelas, wisata dago pakar, angkot ke curug dago, lokasi curug dago, alamat curug dago, rute ke curug dago.


Curug dago adalah bahasa indonesianya adalah air terjun dago apabila di terjemahkan dalam bahasa inggris adalah kurang lebih dago waterfall, suatu objek wisata air terjun yang jarak dengan pusat kota berjarak kurang lebih 10-15km saja dari balai kota, berada di Jl. Dago Pojok, Dago, Coblong, Dago, Coblong, Kota Bandung, air terjun di berada di kawasan taman hutan raya Ir. H. Juanda. Bandung. Air terjun ini memiliki ketinggian kurang lebih 12 meter, dan 800 meter dari atas laut berasal dari sungai maribaya yang akan mengalir ke sungai cikapundung, 


hampir semua orang bandung pasti tau kalau bertanya pada kakek atau orang tua sekarang karena saya punya saudara ternyata mereka orang kita 30th keatas mereka sering bermain dengan jalan kaki ketempat ini , tapi terkadang mereka menyertai dengan mistis jadi cerita orang kepada anak-anaknya haha


selain rekreasi ada nilai sejarahnya lho, ternyata ada dua prasti yang di duga di tulis oleh orang thailand, kenapa bisa ada prasasti batu tulisan thailand di curug dago?pada tahun 1989 heboh ada seseorang menemukan dua buah batu bertulis di tebing dekat Curug Dago. lalu orang tersebut menyebarkannya media cetak. dan warga bandung ramai dan banyak yang berspekulasi tentang batu tersebut

ada yang berspekulasi bahwa huruf itu adalah huruf Siam, ditulis atau di pahat oleh dua orang Raja Siam (Thailand), masing-masing Rama V dan Rama VII, yang memang pernah datang berkunjung ke kota Bandung dalam kesempatan berbeda, masing-masing tahun 1896 dan 1901.

dan ada yang bilang  tahun 1818 M.  Menurut penafsiran dari para ahli sejarah, dua prasasti tersebut merupakan peninggalan dari Raja Rama V  atau Raja Chulalonkorn dan Raja Rama VII atau Pradjathipok Pharaminthara yang berasal dari dinasti Chakri dan pernah berkunjung ke Curug Dago.
di duga mereka bersemdi disini pada waktu mereka berkunjung ke bandung. karena pada waktu itu belum ada polusi tentunya masih dengan penuh hutan rindang, sehingga airnya masih bersih dan jernih

rute ke curug dago bandung
patokannya adalah terminal dago, apabila dari jalan merdeka lurus keatas akan sampai keterminal dago sebelah kanan anda ambil lajur kiri,  ada jalanan turun/mudun nanti dari situ ada plank 200m menuju prasasti curug dago



berapa harga tiket curug dago
Jam Buka Curug Dago ini 
mulai pukul 08.00- 17.00 wib
Harga Tiket Masuk Curug Dago
Untuk tiket masuk akan dikenakan biaya Rp. 5000,- /orangnya. Sedangkan untuk tiket parkir kendaraan dikenai tarif Rp. 2000,- /motor.

info lebih lanjut silahkan kunjungi http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=91&lang=id

wisata yang murah meriah bukan merakyat, mumpung masih ada dan setidaknya jadi bahan cerita nanti buat sodara teman dan lain-lain 
SHARE BERBAGI MANFAAT SILAKAN

0 comments:

Post a Comment